Steam ID : littlehox

Senin, 31 Maret 2014

Fenomena Kebudayaan Anak Alay Di Indonesia (Ilmu Budaya Dasar)



Fenomena Kebudayaan Anak Alay Di Indonesia (Ilmu Budaya Dasar)
            Kebudayaan di Indonesia sangat beragam. Bahkan berbeda-beda satu sama lain. Tapi untuk Fenomena kebudayaan satu ini cukup marak di kalangan anak muda zaman sekarang. Yaitu Fenomena munculnya anak-anak alay di Indonesia.

            Kemunculan anak alay dapat dikatakan sebagai suatu fenomena budaya yang berkembang di Indonesia. Mengingat Indonesia merupakan sebuah negara agraris yang saat ini sedang dihujani oleh masuknya berbagai kemodernitasan tehnologi, mulai dari gaya hidup (life style), media online, elektronik, sampai dengan gadget canggih. Selain itu, menjamurnya saluran televisi lokal yang menjadikan slot tayangan hiburan sebagai salah satu unggulannya laksana oase bagi dahaga dari aktualisasi diri komunitas anak alay. 

            Dengan gaya berpakaian mengikuti artis-artis korea (K-Pop), menggunakan bahasa-bahasa slenk(gaul) yang cukup membingungkan, Fenomena ini cukup membuat para anak muda di Indonesia geger bahkan untuk para orang tua menggeleng-gelengkan kepala karena hal ini.

Tetapi, dengan adanya fenomena anak alay, bisa membantu juga dalam segi financial bagi mereka. Seperti yang kita lihat di acara music pagi hari. Berbondong-bondong mereka hadir dalam suatu acara,mengikuti sepanjang acara dengan tertawa,bahkan berdansa tanpa memiliki rasa malu. Tetapi,setelah acara itu usai, mereka diberikan sejumlah uang karena telah mengikuti acara dengan baik.

Manusia Dan Kebudayaan (Ilmu Budaya Dasar)



Manusia Dan Kebudayaan (Ilmu Budaya Dasar)

            Sebagai manusia,kita memiliki kebudayaan yang berbeda-beda. Budaya yang manusia punya,ataupun kita sebagai manusia juga, diperoleh dari banyak aspek. Seperti melalu keluarga,lingkungan, dan juga kebiasaan. Tapi lebih sering disebabkan oleh adat istiadat yang dimiliki oleh Manusia tersebut
.
            Kebudayaan dalam Ilmu Budaya Dasar dibagi menjadi 2. Yaitu Budaya Teknologi dan Budaya Bahasa. Budaya Teknologi disebabkan oleh berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi di dunia. Sedangkan Budaya Bahasa disebabkan oleh berbedanya letak geografis dimana manusia itu tinggal dan juga adat istiadat yang mempengaruhinya.

Kebanyakan anak jaman sekarang lebih memilih mempelajari teknologi dibandingkan dengan mempelajari budaya dari daerah nya sendiri. Sehingga membuat budaya dari daerah tersebut tersampingkan .Tetapi teknologi tidaklah sepenuhya menimbulkan dampak yang negative bagi budaya suatu bangsa . Justru teknologi malah bisa membuat budaya bangsa tersebut dilihat , diperhatikan oleh orang di seluruh dunia . Tergantung dari keinginan generasi muda di Negara tersebut untuk memajukan budaya , tanpa mengesampingkan teknologi . Caranya dengan cara mempromosikan budaya bangsa dengan  menggunakan teknologi , jadi budaya dan teknologi dapat berjalan sejajar,tanpa mengesampingkan salah satunya.

daftar pustaka:

Kamis, 02 Januari 2014

Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat || Perkembangan Sosial di Masyarakat



11.Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat


Menurut Wikipedia, Pelapisan Sosial adalahadalah pembedaan atau pengelompokan para anggota masyarakat secara vertical (bertingkat). Menurut salah satu ahli Sosiologi, Pitirim A. Sorokin adalah perbedaan penduduk / masyarakat ke dalam lapisan-lapisan kelas secara bertingkat (hirarkis) yang ditulis dalam bukunya “Social Stratification”


Pelapisan Sosial diukur melalui :1. Kekayaan, 2.Kekuasaan/Wewenang, 3. Kehormatan. 4. Ilmu Pengetahuan.


Pelapisan social ini sangat berpengaruh di masyarakat. Terutama di lingkungan sehari-hari. Kita bisa jumpai salah satunya di Universitas. Dosen memiliki Lapisan social lebih tinggi dibandingkan mahasiswa.


Sebagai warga negara Indonesia, tidak dipungkiri adanaya kesamaan derajat antar rakyaknya, hal itu sudah tercantum jelas dalam UUD 1945 dalam pasal :

  • Pasal 27 
  1. Ayat 1, berisi mengenai kewajiban dasar dan hak asasi yang dimiliki warga negara yaitu menjunjung tinggi hukum dan pemenrintahan
  2.  Ayat 2, berisi mengenai hak setiap warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan


  • Pasal 28 ditetapkan bahwa kemerdekaan berserikat dan berkumpul, menyampaikan pikiran lisan dan tulisan.
  • Pasal 29 ayat 2 kebebasan memeluk agama bagi penduduk yang dijamin oleh negara


2.Perkembangan Sosial di Masyarakat.


Perkembangan yang terjadi pada Masyarakat sungguh sangat pesat dan terlihat jelas. Contohnya adanya Globalisasi,Urbanisasi,Perubahan keagamaan, dan Pertumbuhan ilmu pengetahuan. Globalisasi dalam masyarakat sekarang contohnya seperti masuknya budaya-budaya asing ke Masyarakat. Seperti individualis,cara berpakaian,cara berbicara,dll


Urbanisasi adalah Perpindahan penduduk dari desa ke kota. Makin banyak masyarakat desa pindah ke kota untuk memperoleh hidup yang lebih baik dan mencari nafkah. Tapi nyatanya,hanya membuat kota-kota besar seperti Jakarta menjadi penuh. Dan membuat daerah-daerah kumuh.


Perubahan keagamaan sekarang marak terjadi. Keyakinan cepat berubah-ubah layaknya mengganti baju. Biasanya banyak faktor yang menyebabkan hal ini terjadi. Dan yang terakhir Pertumbuhan Ilmu Pengetahuan. Masyarakat menjadi lebih cerdas dan lebih pintar karena memperoleh informasi dan ilmu dari instansi pendidikan dan juga media cetak/televisi.


Daftar Pustaka:
 http://cahyamenethil.wordpress.com/2010/11/23/pelapisan-sosial-dan-kesamaan-derajat/
http://raullycious.wordpress.com/2011/11/22/pengertian-pelapisan-sosial-dan-aspek-aspek-positif-dan-negatif-dari-sistem-pelapisan-sosial/
http://id.wikipedia.org/wiki/Stratifikasi_sosial

NAMA : JESSY IMANUEL
KELAS : 1KA34
NPM :14113638

Kamis, 14 November 2013

Pemuda dan Sosialisasi || Masyarakat Pedesaan dan Perkotaan



1.Pemuda dan Sosialisasi

        Pemuda adalah golongan manusia manusia muda yang masih memerlukan pembinaan dan pengembangan kearah yang lebih baik, agar dapat melanjutkan dan mengisi pembangunan yang kini telah berlangsung, pemuda di Indonesia dewasa ini sangat beraneka ragam, terutama bila dikaitkan dengan kesempatan pendidikan. Keragaman tersebut pada dasarnya tidak mengakibatkan perbedaan dalam pembinaan dan pengembangan generasi muda.

                Dalam kehidupannya, Pemuda butuh bersosialisasi. Dengan proses sosialisasi, seseorang menjadi tahu bagaimana ia mesti bertingkah laku di tengah-tengah masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Sosialisasi sangat dibutuhkan bagi seorang pemuda. Terutama dalam belajar beradaptasi atau menambah teman dengan cara berkomunikasi.

2.Masyarakat Pedesaan dan Perkotaan

                Masyarakat Pedesaan dan Perkotaan memiliki beberapa ciri-ciri khas yang mendasar dalam pola hidup, kebiasaan,dll.

                Masyarakat pedesaan biasa untuk berkumpul bersama. Rasa kekeluargaan dan kepedulian yang masih sangat kental. Begitu pula dalam bidang religiusnya masih sangat kental. Dan biasanya bermata pencaharian sebagai petani.

                Masyarakat Perkotaan lebih cenderung sendiri dalam melakukan sesuatu (Invidiualistis). Rasa kekeluargaan dan nilai-nilai agama yang mulai memudar, yang disebabkan oleh tingginya aktivitas mereka, dan cukup menyita waktu. Dan biasa berprofesi sebagai Pengusaha,Karyawan,dll

Daftar Pustaka:
http://jamalfirdaus.blogspot.com/2010/11/pemuda-dan-sosialisasi.html
http://pemuda-dan-sosialisasi.blogspot.com/

Nama : Jessy Imanuel
NPM :14113638 
Kelas : 1KA34

Minggu, 13 Oktober 2013

ILMU SOSIAL DASAR

1.Pengertian.
        Ilmu Sosial Dasar adalah ilmu yang mempelajari tentang masalah-masalah yang terjadi pada kehidupan sosial manusia terutama dalam menjalin komunikasi yang baik. karena, sebagai mahkluk yang tidak bisa hidup sendiri, manusia butuh komunikasi yang baik terhadap sesama dan juga dalam kehidupan sosialnya.

2.Masyarakat dan Kebudayaan.

 Sungguh sangat banyak Jenis" masyarakat dan kebudayaan yang terdapat di dunia ini,khususnya Indonesia. dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, masyarakat berarti
sejumlah manusia dl arti seluas-luasnya dan terikat oleh suatu kebudayaan yg mereka anggap sama. dan Kebudayaan itu sendiri adalah sebuah ciri khas yang terdapat pada suatu negara. sebagai contoh, Masyarakat di daerah Jogjakarta memiliki Kebudayaan Keraton dimana hanya dimiliki oleh daerah istimewa itu saja. tidak di tempat yang lain.


NAMA: Jessy Imanuel
KELAS :1KA34
NPM:14113638